Seonggok Daging Penuh Noda

2:42 PM
Disebuah ruangan 3x4 meter, aku termenung menyesali apa yang pernah ku perbuat. Kali ini aku menuangkannya kedalam bentuk tulisan melalui blog ini. Sebuah penyesalan yang berkali-kali hinggap kedalam relung hati. Ada ketakutan-ketakutan yang aku rasakan. Sungguh, aku takut sekali jika Sang Pemilik mengambilku saat ini, saat dimana dalam keadaan yang tidak baik. Berkali-kali aku berdoa dan menyesal, Aku sangat tidak ingin jika aku meregang dalam keadaan seperti yang saya rasakan malam ini. Kelakuan-kelakuan yang tidak pantas dimata siapapun,  apalagi di hadapan Sang Pencipta. 

Menyesal


Sungguh gumpalan daging yang di beri nyawa dan tulang belulang ini sering kali bahkan berulang kali melakukan dosa. Seonggok daging yang penuh noda. Pandai sekali melakukan dosa. Punya rasa takut namun terus dan berulang kali melakukan dosa yang tidak pantas. Astagfirullah... 

Wajarkah jika seonggok daging yang diberi nyawa dan tulang belulang ini memohon kepada Penciptanya agar bisa dikembalikan dalam keadaan baik? 

Astagfirullahaladzhim,...
Susah sekali meredam godaan yang ada didunia ini. Urusan dunia seolah sangat menyibukanku. Aku benci ini. 

Dengan tidak bermaksud berburuk sangka, terlintas pertanyaan bodoh, kenapa Sang Pencipta tidak menciptakan ku sebagai Malaikat saja? Yang hanya memiliki pilihan untuk benar-benar mengabdi kepada –Nya tanpa harus menjalani segala hal lika-liku kehidupan dunia? Tanpa memiliki hawa nafsu, Yang mungkin sudah pasti masuk Surga tanpa harus bersusah payah sebagai penghuni Bumi? Pantaskah aku bertanya demikian? Apakah benar sebagai makhuk ciptaan-Nya, sekarang ini sebagai mahluk yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk ciptaan-Nya yang lain (termasuk malaikat)?.

Bagaimana jika dulu, Iblis mau bersujud didepan leluhurku dan mau mengakui bahwa leluhurku adalah mahluk yang paling sempurna? Apa jadinya jika Iblis tidak menyombongkan diri karna merasa lebih mulia? Merasa dirinya lebih baik dari mahluk yang di ciptakan dari tanah?

Hai orang-orang sombong, apakah diriku termasuk orang-orang sombong?  Jika iya, tolonglah tiadakan kesombonganku. Kesombongan yang bisa menjeratkan kedalam bara api yang sangat panas. Yang bisa membuat badanku hancur tidak berbentuk karena sudah menjadi bahan bakar darinya. 

Ya Allah, tolong beri saya jalan kemudahan, tolong beri keluargaku kemudahan terutama dalam menjalani semua ini. Lika-liku kehidupan yang sangat menyibukan kami, 

Beri kami selalu petunjuk –Mu. Beri kami kekuatan dan kesabaran hingga pada saatnya kami menghadapmu dalam keadaan bersih, ampuni segala dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, dosa kakak dan adik, dosa saudara-saudara muslim baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Ampuni dosa Bapak ku yang sudah mendahului kami, Bapak yang lebih dulu menunggu di sebuah lobang kubur. Ya Allah, lapangkan kubur Bapak kami, beri cahaya, dan jadikanlah kuburnya sebagai taman dari taman surga-Mu hingga datangnya hari kiamat dan hari kebangkitan. Pertemukan kami sekeluarga kelak di Surga Firdaus. Masukanlah kami kedalam golongan pengikut Rasulullah Muhammad SAW.  

Ya Allah, aku mohon, wafatkan kami dalam keadaan bersih, dalam keadaan sedang menjalankan ketaatan kepadamu, husnul khatimah.. Aamiin..

Latest
Previous
Next Post »
0 Komentar

Halo, Terima kasih sudah membaca blog ini. Silahkan tinggalkan komentar anda disini.
Semua pesan yang anda kirim tidak akan langsung muncul karena akan kami filter terlebih dahulu untuk menghindari adanya spam :)

Popular